Channel Youtube Rosi Atmaja : Pembahasan soal Identitas Trigonometri

Channel Youtube Rosi Atmaja : Seri Parenting membuat kalung sendiri dari manik-manik

05/02/09

Peluang Kerja Di Dunia Bimbingan Belajar

Sekali lagi dunia pendidikan menyediakan lapangan pekerjaan yang tak lekang oleh waktu ( ;-p… jadi kayak lagunya laskar pelangi ya ?). Tentu saja selama kita jeli dan mau senantiasa belajar.
Saya membicarakan tentang dunia bimbingan belajar (baca : bimbel), sector pendidikan nonformal yang bisa menjadi bisnis multi-frenchise sekelas Primagama dengan omset milyaran per tahun. Saya ngga akan menyoroti dari sisi bisnis karena jelas saya tidak memiliki wewenang ilmiah atas itu. Tetapi bagaimana sector ini memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk bisa mendedikasikan diri di dunia pendidikan.
Tuntutan institusi sekolah yang kian berat, regulasi pemerintah tentang standar kelulusan UAN yang hukumnya fardhu ‘ain untuk dilampaui siswa, merupakan kondisi yang sebenarnya mendorong berkembangnya lembaga-lembaga bimbingan belajar. Inilah yang saya sebut sebagai peluang kerja emas bagi banyak lulusan sarjana selama mereka tidak terjebak pada pola kultus “SK dan seragam”.
Dunia bimbingan belajar tentu berbeda dengan institusi resmi semacam sekolah. Ada kalangan yang bahkan melakukan ini pure sebagai sebuah bisnis. Sebab tidak dipungkiri lahan ini memang menghasilkan income yang menggiurkan. Tetapi jelas saya ngga sependapat.Tidak sesederhana itu, kawan.
Menjadi seorang tutor di LBB lebih dari sekedar melakukan transfer ilmu semata. Ada tanggungjawab moral yang diemban. Itulah mengapa saya tidak begitu senang dengan penggunaan rumus cepat yang banyak dipake berbagai LBB. Sebab saya pikir rumus-rumus cepat ini bisa merusak struktur pemahaman siswa terhadap konsep dasar materi  yang bakal mengobrak-abrik tatanan pola yang telah ditanamkan guru di sekolah. Dan mengajarkan siswa hanya untuk sekedar menghafal bukan memahami.
Ketika saya mulai mengamati dan banyak belajar dari orang-orang terdekat, di saat seorang tutor bisa menjalin kedekatan dengan siswa, berinteraksi dengan mereka, membuat mereka nyaman dengan apa yang disampaikan, ilmu itu akan lebih mudah menembus kalbu … Cieee bahasanya suit suit !!
Kita bisa mendengarkan cerita mereka seharian tadi di sekolah, tentang betapa galaknya guru mereka (hehe…maap jujur !!), tentang tugas yang menumpuk plus ulangan-ulangan, tentang betapa asyiknya eskul yang mereka ikuti, tentang keusilan yang mereka lakukan, tentang cerita-cerita putus cinta, lengkap dan meriah seperti rujak petis. Berada di tengah anak-anak ini seperti merasakan de javu masa sekolah hehe... Lalu disitulah radar kita menangkap sebuah sinyal kesempatan terbukanya pintu untuk kita masuk, sekali lagi tidak sekedar untuk mentransfer ilmu tetapi juga memberi sedikit bimbingan, arahan, dan nasihat tentang hidup, tentu dengan bahasa mereka. Karena mereka adalah the young guns, generasi yang akan membawa negri kita ke arah barat, timur atau selatan.
Sekali lagi inilah peluang kerja yang terbuka lebar buat kita yang mau belajar, tidak takut tantangan, dan mencintai dunia pendidikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan sungkan tinggalkan komentar anda disini agar kita dapat saling berbagi pandangan dan pengetahuan. Salam kenal, dan terimakasih telah berkunjung.