Channel Youtube Rosi Atmaja : Pembahasan soal Identitas Trigonometri

Channel Youtube Rosi Atmaja : Seri Parenting membuat kalung sendiri dari manik-manik

23/05/09

Petisi 60,000 Pembela Hutan Indonesia Desak SBY Lindungi Hutan

Jakarta, Indonesia — Delegasi Greenpeace Senin (18/5) mengantarkan petisi yang ditandatangani 60.000 orang ke Kantor Sekretariat Negara RI, petisi ini berisi desakan pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar segera mengambil langkah menyelamatkan hutan untuk mengatasi perubahan iklim, melindungi keragaman hayati dan hak hidup masyarakat adat. Pengantaran ini menandai ditutupnya petisi yang diluncurkan pada Pertemuan Iklim di Bali Desember 2007, dimana Presiden SBY mengeluarkan pernyataan meyakinkan akan melindungi hutan Indonesia.

Pernyataan manis dua tahun lalu ternyata tidak ada realisasi apa pun. Bahkan, deforestasi (pembabatan hutan) makin meningkat, dan pemerintah terus mengeluarkan kebijakan yang mendukung perusakan hutan dan kawasan lahan gambut. Presiden SBY telah mengecewakan 60.000 penanda tangan petisi ini, serta jutaan orang Indonesia lain yang peduli terhadap hutan.
Indonesia tercatat sebagai negara ketiga terbesar di dunia yang menyumbang emisi gas rumah kaca dari sektor deforestasi. Beberapa waktu belakangan, setiap tahunnya pemerintah Indonesia memberi izin untuk melakukan pembabatan 1,8 juta hektar hutan – sama besarnya dengan lima kali luas Pulau Bali. Pada saat bersamaan, Indonesia termasuk negara paling rentan terkena dampak buruk perubahan iklim, saat ini pun Indonesia sudah terkena berbagai bencana seperti banjir, kenaikan permukaan air laut, longsor, dan gagal panen produk-produk pertanian.

Menjelang ajang pemilihan Presiden dan pertemuan iklim yang sangat penting di Bonn, Jerman, lebih dari 60.000 warga Indonesia ini meminta langkah nyata. Greenpeace juga meminta akuntabilitas.
Pekan lalu, Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Laut Dunia, yang membicarakan mengenai peran laut dalam menstabilkan perubahan iklim.
Perlindungan laut sangat penting untuk perlindungan keragaman hayati, dan laut adalah penyerap karbon yang cukup besar. Tetapi, Pemerintah Indonesia memalingkan perhatian dari sumber krisis utama. Karena dengan penghentian pembabatan hutan adalah cara paling murah dan efektif untuk menghindari dampak mengerikan dari perubahan iklim. Indonesia masih berharap menuai keuntungan dari gerakan internasional menurunkan emisi global, yakni dana pelindungan hutan dari negara-negara maju. Tetapi dana itu tidak akan berarti apa-apa jika kita tidak melakukan langkah penting, yakni mengeluarkan moratorium atau penghentian sementara penebangan hutan.




dikutip dari : www.greenpeace.org

3 komentar:

  1. thank you for sharing!

    Here is my latest post for the world's 1st theme park regarding the Noah's Park!

    http://ilovehk2.blogspot.com/2009/05/noah-arks-park.html

    BalasHapus
  2. before,buat eXXXXXme.com, swear to ALLAH! aQ ntu bener2 gak tau kalo URL itu tuh valid n isinya sangat "Mengerikaan!!" Im so Sad... ( kok laptopku skrng gak bsa buat shout sih?, jgn2 aQ gak boleh shout lagi nih??? whatever lah...
    NEXT: ngomong soal hutan, gmana ntar kalo ada libur puanjang,teh oci aQ ajak jejak petualang keseluruh Hutan2 dinegri kita tercinta ini!! mau.. mau.. mau..,
    mau nggak..???
    Diam berarti mau!

    BalasHapus
  3. buat miss Ng, anyway thanks for leaving a comment,
    one time, maybe i would be considering to go to noah park
    well ... let's wait and see

    BalasHapus

Jangan sungkan tinggalkan komentar anda disini agar kita dapat saling berbagi pandangan dan pengetahuan. Salam kenal, dan terimakasih telah berkunjung.