Channel Youtube Rosi Atmaja : Pembahasan soal Identitas Trigonometri

Channel Youtube Rosi Atmaja : Seri Parenting membuat kalung sendiri dari manik-manik

13/09/09

Sajak Savana Hijau





Dunia savanaku mengering,
Mungkin haus akan tarian hujan

Sementara kelopak-kelopak awan terbalut siluet senja yang menghitam,
Samar di penghujung malam

Adalah kisah kita dalam kereta kehidupan,
Melewati setapak, menjejak langit dengan angkuhnya
Kemudian kembali menemukan asal
Bersama bumi, bersama pepohonan,
Bersama air yang mengalir, dalam guliran sungai yang damai
Menggoreskan episode hidup
Tentang kuncup-kuncup mimpi yang mekar,
Sebagian lagi berguguran

Peri-peri kecil terus bernyanyi,
Melagukan cerita tentang dunia,
Tentang anak manusia
Tentang sesuatu yang kausebut itu “CINTA”

Aku tidak mengerti tentang dirimu,
Seperti aku tidak mengerti isi sajak pelangi selepas hujan
Walau terkadang kutemukan kita dalam bingkai spektrum warna yang sama
Selebihnya berbeda

Ah, aq terlalu dungu untuk memahami apa yang tertulis dalam kalam-Nya
Kerendahan wujudku sebagai insan
Tak kan mampu menjangkau Ke-Maha Besaran Ilmu-Nya
Yang gunung-gunung pun bergetar apabila ditasbihkan namaNya

Maka disinilah aku,
Terbenam keangkuhan dalam kerdilnya diri
Tertunduk dalam terang dan redupnya cahaya jiwa
Kadang ingat,
Kadang jua alpa

22 komentar:

  1. belajar terbiasa mengeja huruf a
    yang tak tertera pada kata cinta
    apalagi bekerja sama,
    a yang akan kita eja hanya a
    yang selalu pada luka
    yang menghidupi airmata...

    “bukankah di sini hujan telah banyak dilahirkan?
    lalu, mengapa teduh belum juga menyejukkan?”


    puisinya indah betul...

    BalasHapus
  2. Savana hijau ini indah, meski ada kata alpa disana. Hal yang manusiawi kan. Nice poems.

    BalasHapus
  3. Tak ada kata selain... Puisi yg benar-2 indah..!!

    BalasHapus
  4. bahasa puisinya indah banget. i like it... ^_^.
    makasih sudah berkunjung di blogku yah.

    BalasHapus
  5. wow,,math tutor masih bs ber-poem-ria,,keren tuh,,,

    BalasHapus
  6. wow,,keren tuh puisinya...
    masih sempet berpuisia mba? padahal mikirin matematik aja udh mummettt kalo aku mah

    BalasHapus
  7. wehh puitis amat .....

    suit suit suit... he eh

    BalasHapus
  8. Namanya juga manusia ya, kadang lupa kadang alpa.....yang penting selalu dan selalu mencoba tetap beada di jalannya itu yang utama..

    BalasHapus
  9. Mantabbb dan dalem maknanya......Enjambemennya aku suka....:)

    BalasHapus
  10. I DON'T KNOW ABOUT MYSELF..
    aQ aja nggak ngertii tentang diriQ cendirii, apalagi Orang Laen ??!!
    *Ge-eR mode on*
    tapi kalo mo mengenal n memahami Tuhan, gini Rumusnya: “Man 'Arofa Nafsahu, Faqod 'Arofa Robbahu..”
    artina: tanya sama mbah google.. ok

    BalasHapus
  11. mba tisti : wah-wah kata-katamu indah benar mbak

    newsoul : trims, mbak kadangkala savana juga harus mengering

    yunna, mba reni, violet : trims

    melandri (kapan pindah ke Fiat Yamaha ? hehe ups...), online : Yah bikin puisi buat jd penyeimbang biar ngga terlalu pusing mikirin trigonometri teyus hehe

    banana hip hop, achen : trims

    buwel : wah enjambemen itu artinya apa ya ? tanya om google dulu ah ...
    unconditional love : thanks komennya

    BalasHapus
  12. Membaca sajak ini membuat aku terlempar kembali di savana ingatan tentang sebuah tempat di sebuah waktu yg telah hilang dijemput gerak ruang. Puisi manis. Inspiratif, seperti biasa.

    BalasHapus
  13. puisinya bagus..maknanya dalem banget. gambarnya juga pas..

    BalasHapus
  14. kita sebagai manusia biasa memang terbatas akal dan pikirannya kalau di bandingkan dengan-Nya. dan selalu merasa kecil jika selalu ingat dengan-Nya.
    bagus banget puisinya mbak.. :)

    BalasHapus
  15. nice poem sis.terimakasih kunjungannya ya..salam kenal.

    BalasHapus
  16. Ingin berujung indah tapi apa daya makhluk nan hina ini hanya bisa pasrah akan penentuan jalan yang Tuhan berikan, Membaluti keindahan tanpa adanya kelembutan yang benar-benar tersaji dalam kasatnya mata, bukan jaminan keindahan itu akan bertahan hingga selamanya....


    Hehehe... coba bersajak ria nih,, tp masih amatiran aku..!! hehehe

    sajak Anda bagus...!!!
    Lanjutkan >>> hhoho

    BalasHapus
  17. Mampir lagi untuk mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin. Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

    BalasHapus
  18. Ehmm...sebel kali hamba...tiga hari ga nge-blog.....Tak ada jaringan inet, mau ke warnet, tak ada alat...
    Huwh...sebel banget....sebal sebul.....

    Btw, nice poem...Mengalir seperti air sungai.... jadi ingat ma sulawesiiiiii

    Oh ya, "Hidup itu Belajar! eps.3 sudah terbit(harusnya udah terbit dari tiga hari lalu, tapi ya itu gara-gara ga bisa inet'an)"...
    Silahkan menikamti ya....

    Oh ya,,,sekalian promosi...di rumah aku udah ke banyakan kucing persia, apabila ada yang mau beli, kontak ya,,,semuanya jantan....kasihan butuh pengasuh segera......ADA YG MAU BELI???

    BalasHapus
  19. You made some good points .I did a little research on the topic and found that most people agree with your blog. Thanks.
    heathrow to w2 | minicab in w2

    BalasHapus

Jangan sungkan tinggalkan komentar anda disini agar kita dapat saling berbagi pandangan dan pengetahuan. Salam kenal, dan terimakasih telah berkunjung.