Channel Youtube Rosi Atmaja : Pembahasan soal Identitas Trigonometri

Channel Youtube Rosi Atmaja : Seri Parenting membuat kalung sendiri dari manik-manik

31/10/09

Potret Anak Jalanan Madiun


Luluk dan kawan lagi ngamen di perempatan Te'an Demangan Madiun.
Berdandan menor, hanya demi segepok rupiah...


Pak Haris (Pengelola Rumah Singgah) lagi mendata 3 pengemis bersaudara
di sebelah barat Odiva jalan Diponegoro. Mereka uda hidup di jalanan sejak dalam gendongan
 

Yang tersisa dari Acara Pondhok ramadhan lalu bareng anjal
 









Buka bareng temen-temen loper koran




Potret anak-anak pengamen yang menyimpan sejuta mimpi,
"Yakinlah Besok masih ada asa, dik ..."












 Rumah Singgah Anak Jalanan, Dalam segala keterbatasan


 







14 komentar:

  1. Sebuah potret kehidupan yang buram, tapi musti kita cerahkan. Semoga upaya membantu anjal disana membawa kebarokahan.

    BalasHapus
  2. Itulah salah satu potret kehidupan negeri ini.. semoga kuantitasnya akan berkurang setiap tahun... ya bu tutor

    BalasHapus
  3. Di Madiun memang banyak anak-2 jalanan mbak. Aku baru tahu nih kalau sudah ada rumah singgah di Madiun. *tersipu*
    Semoga perhatian orang-2 spt mbak Rosi dapat memberikan perubahan bagi mereka.

    BalasHapus
  4. trenyuh ngelihatnya,, potret kehidupan sebagian anak indonesia yang sementara teman-teman mereka yang bernasib baik sibuk menuntut ilmu di sekolah, mereka sibuk bergelut dengan nasib buram di jalanan,, demi segepok rupiah?

    BalasHapus
  5. ..seandainya aja semua orang di republik ini seperti halnya perhatian mbak Rosi terhadap kaum papa..

    BalasHapus
  6. Mantap! Aku suka kegiatan seperti ini. MEmang harus, kalau bukan kita siapa lagi...

    BalasHapus
  7. Mereka harusnya juga punya masa depan yang sama seperti anak-anak lainnya.... :)

    BalasHapus
  8. yah, semangat terus berkarya bwt sesama...trimakasi kawan-kawan

    BalasHapus
  9. Serukan ini pada anak-anak yang dengan seenaknya ugal-ugalan. berlomba jadi raja jalanan dengan motor-motor mereka...

    Serukan pada mereka yang bangga ber-shopping ria, membeli apapun yang mereka mau, tapi masing nodong ke bokap-nyokap...

    Ngaca bro!!! Kalian ga' ada apa-apanya dibanding anak jalanan yang sudah dikenalkan kerasnya dunia!

    BalasHapus
  10. semoga akan terkikis anak jalanan itu hingga menjadi anak rumahan
    salut

    BalasHapus
  11. di kota saya juga banyak anak jalanan. yang ngebuat sedih lagi, mereka ternyata di suruh oleh orang tuanya.

    BalasHapus
  12. makasih udah mampir di blog saya. salam kenal yah..

    BalasHapus
  13. waduh waduh. Banyaknya anak jalanan karena faktor kebijakan pemerintah, yang tidak menjamin rakyat kecil untuk mandiri , juga harga bahan pokok terus meningkat tajam.
    cah ngawi,solo.balapan@gmail.com
    www.jatam.org

    BalasHapus
  14. Saya mantan anak didik dari rumah singgah ini,saya sangat berterima kasih terutama pada mas haris ,mbak dian,mas ibnu selaku petugas peksos yang sangat aktif membimbing dan mengarahkan saya ke jalan yang lain selain di jalanan.. bravo mas haris teruskan perjuangan nya sebenarnya saya ingin juga menjadi bagian dari mereka yg tidak hentinya perjuangkan hak anak jalanan

    BalasHapus

Jangan sungkan tinggalkan komentar anda disini agar kita dapat saling berbagi pandangan dan pengetahuan. Salam kenal, dan terimakasih telah berkunjung.