Channel Youtube Rosi Atmaja : Pembahasan soal Identitas Trigonometri

Channel Youtube Rosi Atmaja : Seri Parenting membuat kalung sendiri dari manik-manik

26/12/09

Bukit Tanpa Puncak


Saya memandangi jarum jam yang berotasi membentuk busur lingkaran yang sempurna. Sebentar lagi 2009 khatam dan mau tidak mau kaki ini harus melangkah menapaki kalender baru.

Sudah menjadi fitrah, manusia ditakdirkan tidak pernah puas dengan apa yang telah diteguk. Namun, bukankah itu juga merupakan interpretasi dari sabda Nabi bahwa barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari pada hari kemarin, maka ia termasuk golongan yang merugi ?

Saya yakin tiap kita menginginkan bisa merengkuh pencapaian lebih baik dari waktu ke waktu. Yang masih studi, goalnya bisa lulus dengan predikat cumlaude syukur-syukur honorable mention. Yang uda lulus, penginnya cepet kerja sykur-syukur sesuai bingkai keinginan. Yang uda kerja, diusahakan bisa mencapai posisi yang strategis. Begitu seterusnya, ibarat menapaki bukit yang tidak nampak mana puncaknya.



Hidup adalah sebuah pilihan. Kalimat yang luar biasa populer. 
Dan setiap pilihan mengandung elemen-elemen resiko. Ketika kita terjebak di persimpangan, bimbang dan galau dalam menentukan jalan. Disitulah hidup menuntut kita untuk pandai berhitung, mengkalkulasi peluang keberhasilan yang bakal diraih sekaligus meminimalisasi kegagalan yang mengiringi. Sebagian orang menyebutnya gambling, tapi saya lebih senang menyebutnya sebagai seni dalam hidup.

Yang terpenting adalah bukan tentang materi yang bakal kita dapat dari jalan yang nantinya kita putuskan, tapi bagaimana pilihan itu membuat kita tumbuh menjadi dewasa dalam berpikir.

Suatu ketika, ada teman yang mengatakan bahwa saya tipe orang yang lebih senang berada di zona nyaman, terlalu takut mengambil resiko, takut melakukan gambling. Beberapa hari saya coba mencerna perkataan itu hingga lumat dalam pikiran. Apa benar begitu ?

Mungkin iya saya selalu berkalkulasi tentang jalan yang akan saya tempuh. Bagaimana resikonya, hasil finalnya, pengaruhnya buat orang-orang terdekat, dsb.
Tapi saya pikir pilihan telah mengantarkan diri saya pada posisi 180 derajat dari zona nyaman sebelumnya. Menjadi seseorang yang benar-benar berbeda dalam banyak hal. Saya kira perubahan itu membutuhkan sebuah keberanian. Bukan bermaksud membela diri, tapi mungkin ukuran “berani” atau tidak berani, sukses atau tidak sukses itu berbeda di benak tiap orang. Dan Tuhan Tahu sejauh mana kapasitas ikhtiar hamba-hambaNya.




33 komentar:

  1. seblum baca ngasih salam kenal dolo...*jabat erat dari bebekkk*

    BalasHapus
  2. Saya setuju dalam menilai kesuksesan, semua orang tentu beda, yang utama adalah sukses dalam membina keluarga dan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya, dan mendapat rejeki cukup dan halal!

    BalasHapus
  3. Ngabsen dulu.. saung web.. hadiiir..
    Itulah manusia.. Kadang kita tak selalu mendapatkan apa yang kita sukai... oleh karena itu sukailah apapun yang kita dapatkan... itu merupakan wujud syukur kita.. akan jutaan nikmat yang telah kita rasakan..

    Sukses selalu diakhir tahun 2009 ini ya..

    BalasHapus
  4. Memang kodrat manusia, tidak pernah merasa puas, tapi bagaimanapun juga sebagai umat-Nya, kita wajib mensyukuri apa yg tlah Allah berikan, karna dengan bersyukur berarti hidup kita akan terasa lebih nikmat.

    BalasHapus
  5. waaa siapa yg berani hidup, dia harus berani memilih, berani mengambil keputusan, berani menjalani...
    semangat untuk hidup!

    BalasHapus
  6. inti dari kesuksesan adalah titik dimana kita bisa merasakan kebahagiaan dan kepuasan,,, orang yang gak pernah merasa puas adalah orang yang sangat sulit mencapai kesuksesan... tapi sebaliknya orang yang mudah merasa puas juga demikian... hehehehe

    BalasHapus
  7. Tujuan hidup sudah pasti, cara mencapai hidup itu yang bervariasi. Ibarat bukit tanpa puncak, begitulah kinginan dan kepuasan manusia. Saya suka zona nyaman, tapi saya juga tipe yang cepat bosan. Sesekali suka tantangan baru,tidak mengapa dicoba asal bukan hal yang bathil m(halal) dan pake perhitugan, hehe. Nice post sobat.

    BalasHapus
  8. salam sobat
    hidup memang penuh resiko mba,,
    tapi kalau selalu berlindung kepada ALLAH SWT,,inshallah semua bukit terlewati,,sampai puncaknya.

    salam kenal dari sahabat nun jauh disana.

    BalasHapus
  9. Tipe manusia dalam menjalani dan menerima memang beragam ya, tapi kalau bicara perubahan itu pasti terjadi pada setiap orang dan memang benar itu butuh keberanian, baik itu berani karena terpaksa atau sebaliknya :) dan tiap bukit pasti ada puncaknya, yg jadi masalah apakah itu puncak yang diinginkan atau malah puncak dimana dia harus berhenti dan menerima :)
    *Aku suka tulisanmu ini, menyentuh banget, tq 4 share :)

    BalasHapus
  10. Hidup memang harus dijalani setapak demi setapak.. dan penuh dengan pilihan.
    Pencapaian dari satu tahapan akan membuat kita memilih untuk mencari cara mencapai tahapan berikutnya.
    Berada dalam zona nyaman memang mengasyikkan, tapi jika dituruti, maka tidak akan berkembang.

    BTW.., tulisannya mantap mbak... Salut !

    BalasHapus
  11. Hidup adalah sebuah pilihan bahkan sebuah taruhan. Lagi, sebuah untaian kata dari renungan indah.

    BalasHapus
  12. "Pilihan dan Keberanian" yak bener, itu modal utama dari perubahan dalam hiadup kita, tanpa tau apapun yang ada di depan, tanpa satupun petunjuk, bahkan tanpa sebuah rencana,jika kita sudah memilih dan punya keberanian bertarung dalam pilihan tersebut maka "yakinlah" bahwa kita akan berhasil,... karena apa...karena ketika memutuskan untuk memilih suatu hal, maka Tuhan akan berada di samping kita...

    Kita Bisa...saat kita berfikir...Kita Bisa, semangat Yos..

    BalasHapus
  13. Terlepas dari konten artikelnya yang manatb, saya suka sekali sasma gaya bertutur Mba. Juga pemilihan kata dalam kalimat. terliat sekali kaya kosakatanya..!
    Kalau voting udah dibuka, jangan lupa vote aku di Djarum Black Comp ya, hehehe (ngarep)

    BalasHapus
  14. hidup itu akan selalu melalui banyak jalan. kita harus memilih agar tak salah langkah sebelum akhirnya jatuh dan tergelincir...

    BalasHapus
  15. Setuju dengan kata-kata "Hidup merupakan sebuah pilihan".

    Baik atau buruk adalah pilihan kita sendiri.

    BalasHapus
  16. motivasinya membangun semangat ya......bukit tanpa puncak melambangkan sebuah alur kehidupan yang benar-benar penuh dengan fight hingga akhir...tapi kita harus tetap berjuang meski pendakian semakin terjal dan semakin terjal.....

    BalasHapus
  17. hello rosi you have beautiful blog i cannot read it due to unknown language but i know that it is wonderful cause i saw ur beautiful comment on dejau i liked it have a lovely life take care

    BalasHapus
  18. Saya memang lebih senang berada di zona nyaman, tapi perubahan....siapa takut !

    BalasHapus
  19. Semoga kita menjai lebih baik lagi di tahun depan. Dan mempu mengambil pilihan yang bijaksana.

    BalasHapus
  20. Keberanian untuk mengambil keputusan memang sangat penting mbak
    karena itulah jalan mendaki hidup
    keren banget postingannya

    BalasHapus
  21. kata Allah, “Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah Permainan & senda gurau belaka”.
    & menurut saya, permainan itu nggak bakalan Seru kalo gak ada tantangan yg berarti..
    semakin berat n besar rintangan, hambatan, masalah, etc dll, malahan semakin seru n mengasyikan permainan itu..
    tapi, meski cuma permainan, kita musti harus sportif n mematuhi semua aturan yg udah ditetapkan olehNya..

    LiFe iS NeVeR FLaT..
    (kata teh agnez^-^)

    BalasHapus
  22. yang mananya manusia emang ga akan pernah puas,, itu udah kodratnya. sekarang tergantung kitanya yang bisa mengendalikan hawa nafsu 'ga pernah puas' itu. di satu sisi 'ga pernah puas' itu bisa memotivasi kita,, tapi di sisi lain juga bisa bikin kita keliatan ga bersyukur...

    BalasHapus
  23. Hanya orang takut yang bisa berani, karena
    keberanian adalah melakukan sesuatu yang
    ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan
    punya kesempatan untuk bersikap berani.
    Kata Mario Teguh mbak.. :)

    BalasHapus
  24. Hallo Rosi mampir lagi. Kok belum diupdate.

    BalasHapus
  25. buat semuanya thanks uda komen, anggi : kutipannya mario teguh inspiratif banget thanks; mang dadang : iya blum update, blum sempat ke warnet bang hehe

    BalasHapus
  26. hem, benar juga. ukuran keberanian tiap individu berbeda. begitu pula dengan ukuran kebahagiaan. jadi ya, jalani hidup dengan cara kita masing-masing...

    BalasHapus
  27. selamat tahun baru mbak...sukses terus...

    BalasHapus
  28. Kunjungan di tahun baru sob..
    Happy New Years 2010 .. good luck for you

    BalasHapus
  29. datang lagi!!! mo ngucapin happy new year ^^

    BalasHapus
  30. like a bird that flies in the morning light, or a butterfly in the spring,
    when our spirit rides of the winds of hope,
    we'll find our wings...
    for we're always free to begin again,
    and we're always free to believe,
    when we find the place that our heart belongs,
    we'll never truly leave...

    it's really there's no brow of the hills, but there's always the flow of the Nile...

    BalasHapus
  31. Wah, rumah barunya keren lho...
    Tahun Baru... rumah baru juga ya..?

    Ohya, aku bawa award nih di The Others...
    Diambil ya ? Thanks..

    BalasHapus
  32. Dari awal kita ada itu pun sudah kesuksesan, karena sebelum lahir kita dah diberi pilihan " mau hidup di dunia ato tinggal di sorga?" So ketika kita lahir di dunia berarti kita sudah sukses untuk memilih. Kegagalanpun juga adalah kesuksesan(menurut saya), kesuksesan untuk memilih tidak berhasil

    BalasHapus
  33. amin-amin ya rabb.Bagus sekali kata-katanya sis.

    BalasHapus

Jangan sungkan tinggalkan komentar anda disini agar kita dapat saling berbagi pandangan dan pengetahuan. Salam kenal, dan terimakasih telah berkunjung.