Channel Youtube Rosi Atmaja : Pembahasan soal Identitas Trigonometri

Channel Youtube Rosi Atmaja : Seri Parenting membuat kalung sendiri dari manik-manik

25/01/14

Konsumen Adalah Raja


Konsumen adalah raja. That is the law. Inilah hukum tak tertulis yang harus dipatuhi oleh siapapun  yang mentasbihkan diri sebagai pengusaha. Mulai dari usaha berskala kecil ala toko kelontong atau kaki lima hingga perusahaan multinasional. Barangsiapa  yang melanggar aturan ini, siap-siaplah untuk ditinggalkan.

Coba anda bayangkan, ketika ada seorang konsumen datang ke tempat anda,  kemudian anda melayaninya dengan wajah masam semasam buah tomat, ditambah  intonasi suara yang tidak bersahabat plus jutek... kira-kira apa yang ada dalam pikiran si calon pembeli tersebut??? Kalau saya sudah pasti langsung ngacir, maaf lahir batin ya....
Promo mahal yang anda keluarkan, iklan di media, spanduk dimana-mana, namun ketika datang  calon konsumen tidak disambut dengan baik, semuanya menjadi percuma. 

Seorang wirausaha yang teredukasi dengan baik pasti paham  bahwa kepuasan konsumen adalah segalanya. Tidak hanya kepuasan terhadap produk barang atau jasa yang kita tawarkan, akan tetapi juga cara melayani sekaligus personality yang baik. 

Ingat, satu pembeli sama artinya dengan seribu. Ketika ada satu orang pembeli yang puas dengan pelayanan atau keramahan kita, sudah tentu ia akan menceritakannya kepada orang lainnya. Dari mulut ke mulut. Inilah model marketing yang paling kuat. Sudah jamak kita dengar, kisah tentang usaha sederhana yang berkembang menjadi usaha besar tanpa promo mahal hanya karena modal marketing dari mulut ke mulut. Sebaliknya sekali saja kita mengecewakan satu pembeli, maka resiko   kehilangan calon pembeli lainnya juga kian besar.

Bagaimanapun kondisi internal yang sedang terjadi, seseorang yang bertanggungjawab di garis depan seperti customer service, teller, admin, shopkeeper,  atau lainnya wajib mempertahankan keramahan sebagai bentuk pelayanan. Sekalipun pada akhirnya si calon pembeli tidak jadi membeli produk kita, paling tidak ia akan mengingat keramahan dan senyum tulus yang kita berikan, dan kemungkinan besar suatu saat ia atau koleganya akan kembali untuk bertransaksi di tempat kita.

Senyum – Sapa – Santun. Tiga poin utama yang sudah selayaknya dimiliki seseorang yang bertugas sebagai front liner. Kita bisa belajar dari bank-bank besar yang mengajari para tellernya untuk selalu tersenyum meski berjam-jam berdiri melayani puluhan nasabah setiap hari. Bahkan ada beberapa bank yang menerapkan sistem penilaian langsung dari konsumen bagi para tellernya. Nasabah bisa memberi nilai sangat puas- puas- cukup puas- hingga kurang puas atas pelayanan mereka.  Teller yang mendapat poin tinggi tentu akan mendapatkan reward. Kalau sudah begitu para teller akan bersaing memberi service terbaik. Konsumen  puas, nasabah semakin banyak. Para manager bank tahu betul, tanpa konsumen mereka tidak akan bisa menjadi besar. 
Mungkin itu sebabnya beberapa bank di negara kita begitu cepat berkembang memiliki cabang di berbagai daerah dengan catatan laba yang tidak sedikit.

Saya yakin sebagian besar pemilik usaha yang terjun langsung di garda depan, pasti akan memberikan pelayanan yang terbaik karena terikat rasa “memiliki”, akan tetapi ketika tugas ini didelegasikan kepada karyawan, bukan mustahil terjadi  perbedaan cara men-service.  Alangkah baiknya apabila para pemilik juga mendidik dan mengingatkan pegawai tersebut tentang postulat dunia usaha bahwa konsumen adalah raja. Jika perlu terapkan pula sistem reward seperti bank-bank besar itu. Dan yang paling penting adalah bagaimana si pemilik bisa menunjukkan penghargaan terhadap kinerja karyawannya, dengan demikian sang karyawan juga akan menghargai konsumen yang datang kepada mereka.


9 komentar:

  1. sepakat,sekali mendapat pelayanan tidak baik,kebanyakan konsumen gak mau balik lagi plus cerita ke temen2nya supaya tidak berkunjung ke situ...

    BalasHapus
  2. Setuju mbk..Konsumen adalah Raja..jadi harus di layanai dengan baik.

    BalasHapus
  3. Memang, kepuasan konsumen akan berdampak pada suatu usaha.
    Jika konsumen puas, dia akan datang kembali atau setidaknya menceritakan kepuasaannya itu pada orang lain juga. Itu adalah promosi yang paling murah bagi sebuah usaha.

    BalasHapus
  4. Sampai sekarang masih kerja di wijayakusuma apa sudah resign?

    BalasHapus
  5. duh setuju banget dehh sama mbak rosi :))

    BalasHapus
  6. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus

Jangan sungkan tinggalkan komentar anda disini agar kita dapat saling berbagi pandangan dan pengetahuan. Salam kenal, dan terimakasih telah berkunjung.