Channel Youtube Rosi Atmaja : Pembahasan soal Identitas Trigonometri

Channel Youtube Rosi Atmaja : Seri Parenting membuat kalung sendiri dari manik-manik

08/07/10

Kesederhanaan itu bernama Don Hasman

Sekilas sosok itu terlihat biasa saja. 70 tahun usianya mengarungi juring kehidupan, sama sekali tak nampak dalam guratan senyumnya yang bersahaja. Tubuhnya masih tegap, siap menyapu halimun Everest. Kata-katanya sederhana sarat makna, mengalir dalam tiap kisah perjalanan hidupnya menjelajah benua.

Laki-laki itu bernama Don Hasman. Jujur saya tidak tahu banyak tentang Om Don selain dari literatur-literatur yang saya googling dari internet. Pengalaman hidupnya, perjalanannya menyinggahi berbagai sudut dunia, karya fotografinya selama berpuluh tahun , dedikasi dan pengabdian terhadap profesinya sebagai fotografer kelas dunia. Sampai seorang kawan mengenalkan saya dengan sosok sederhana itu dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu. Saking takjubnya saya sampai spechless, ‘ndesoni’ barangkali. Kharisma lelaki yang seumuran dengan mbah saya itu lah membuat saya kehilangan jurus interogasi yang biasanya jadi gaya saya selama ini.

Don Hasman. Kalau menyimak penggalan episode perjalanannya di dunia fotografi sejak puluhan tahun lalu, saya kira semua akan sepakat Om Don sangat berbakat. Karya fotografinya selalu memberikan sudut pandang yang berbeda, unik, di luar mainstream, unpredictable. Lihat saja ‘kegilaannya’ mempelajari lalu mengabadikan kehidupan suku Asmat di Papua, Suku Tengger di Jawa Timur, kelompok orang Kubu di Sumatra, juga karya fotografinya mengabadikan jalur ziarah Santiago de Compostela dan Finisterrea Spanyol utara dengan berjalan kaki sejauh 1000 km dalam 35 hari, tiga tahun lalu. Dan jarak ini ditempuhnya dalam usia yang tak lagi muda.

Mengawali karir sebagai wartawan di sejumlah harian, ditemani kamera second kelas empat , Om Don berguru pada pengalaman secara otodidak dengan sempurna. Hingga kini masih menjadi Ketua Asosiasi Fotografer Indonesia. Pengalaman memang guru yang terbaik, kan? Saya kira yang membuat karya-karya seorang Don Hasman istimewa adalah karena ia melakukan semua itu dengan hati. Ada makna yang tersirat dalam tiap hasil bidikan gambarnya. Satu kalimat yang saya catat betul dari lelaki ini adalah tentang ketulusan untuk berbagi. Ketika kita bisa berada di satu tempat yang tak terjangkau bagi orang lain, bagilah itu! Abadikan momennya, biarkan orang lain turut menikmati apa yang kita juga nikmati. Sekalipun itu hanya dalam bentuk gambar photo. Maka tak heran ketika Don Hasman ditawari sekian ratus dollar setelah menjadi pemandu dalam sebuah perjalanan di luar negeri, ia menolak. “Sudah diberi kesempatan untuk membantu menjadi pemandu saja sudah syukur”, begitu katanya. Dari situ saya sadar, orang ini luar biasa. Maka tak heran Om Don sering menolak jika disiapkan hotel khusus untuk menginap selama mengisi berbagai undangan. Bahkan ia tak ragu membagi ilmunya secara Cuma-Cuma di seminar-seminar yang diadakan komunitas fotografi di seluruh Indonesia.

Menyerap pengalaman hidup sang fotografer yang sarat makna, menyimak berbagai ekspedisi dan pendakian yang dilakukannya sejauh ini, kadang menyiratkan pucuk-pucuk kerinduan akan kotak mimpi diri yang telah lama berkarat. Bertebaran di muka bumiNya, meneguk segala hikmah semesta, mencium aroma gletser kehidupan yang penuh tantangan, menggoda marabahaya di antartika, lalu menelan saripati makna yang tersimpan dalam tiap kepingan proton semesta.

Hmm, kisah Don Hasman sepertinya telah membangunkan kembali mimpi-mimpi seorang anak manusia di satu sudut bumi. Sedikit jejak impressive Don Hasman ini, mudah-mudahan memberikan inspirasi.


Don Hasman : Fotografi dan Kejujuran

(Indonesian Photo Magazine Online)


Don Hasman di depan karyanya saat berpameran di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. (TEMPO/M.Syaifullah)


Don hasman (kiri), saya (kanan), dalam seminar fotografi yang

diadakan Magetan Photography Community

22 komentar:

  1. Jadi ingin berkenalan dengan beliau!

    BalasHapus
  2. luar biasa... pak don sederhana bgt ya...

    BalasHapus
  3. hebat ada orang seperti itu ya..tq dah berbagi :) btw ehm ternyata ini ya yg namanya Rosi hehehe senyummu manis lhoo :)

    BalasHapus
  4. Setuju ama Aulawi... ;-)

    BalasHapus
  5. doh kok buwel ru tahu Ya...
    thanks Mbak infonya...

    BalasHapus
  6. kereeen,, mkashy buat postingannya..

    :D

    mkashy juga buat komentar dan kunjungannyaa.. :D

    BalasHapus
  7. setuju dg aulawi, senyumnya emang manis. hehee..

    BalasHapus
  8. jiaaaaaaaahhhhhhhhhhh teman-teman koq yang dikomentari malah senyumnya .... ;(

    BalasHapus
  9. Kira2 kalau ketemu di jalan bisa mengenali mbak Rosi gak ya..? *ngeliat foto baik2*

    BalasHapus
  10. Foto memang dapat menggambarkan dengan baik yg ingin disampaikan. Pengen juga pandai memotret spt Don Hasman

    BalasHapus
  11. Orang yang sangat hebat..., Tapi tetap dalam sebuah kesederhanaan... salut buat beliau....
    salam kenal dan salam hangat dari blogger Bali

    BalasHapus
  12. saya masih harus banyak belajar... Anda saya bisa bertemu dengan beliau...

    BalasHapus
  13. Teladan baik bagi kita dan semoga saja spirit beliau selalu tertanan dalam hati yang paling dalam.

    BalasHapus
  14. Met siang Jeng...Mampir...

    BalasHapus
  15. Don Hasman, sosok yang sarat pengalaman, sederhana, dan profesional menjadi panutan kalangan anak muda. Kita harus banyak belajar dari beliau. Trims sharingnya. Salam sukses.

    BalasHapus
  16. waahhh,,
    bagus2 ya,,
    coba dunk sist dipot juga karya2 nya yg lain

    BalasHapus
  17. Walaupun saya baru tahu sekarang, saya yakin Don Hosman orang yg sederhana, berkharisma dan profesional. Hmm.. Saya kira tadi itu Kakeknya mbak :D

    BalasHapus
  18. heee.... kenapa yang komen pada ngomongin senyumnya si mbak??

    saya ikutan ah, emang manis, hahahaha.
    salam kenal mbak...

    BalasHapus
  19. Nice sharing dek. Saya bru tahu tokoh kharismatik Don Hasman, karena memang awam sama dunia fotografi.
    Salam kenal, sekalian izin follow Blognya :)

    BalasHapus
  20. it seem very wise man :)

    mperkenalkn baju utk muslimah sik clothing 2010

    bajuqueen.blogspot.com

    mksih

    BalasHapus
  21. hahahahaha . . . potomu gk nguatke ,bohayy mbak,wim jubmu ta

    BalasHapus
  22. hari ini sempat bercengkrama dengan pak don di univ merdeka madiun,, ia menginap semalam di basecamp mapala univ madiun,,,,

    BalasHapus

Jangan sungkan tinggalkan komentar anda disini agar kita dapat saling berbagi pandangan dan pengetahuan. Salam kenal, dan terimakasih telah berkunjung.