The Way I aM


It’s been 23 years … He gives me chance to breath...What a long journey. It’s not a quite short time to do something in this life. I realize, I’m just an ordinary person who keep on trying to be someone.
The times goes by, and we never could coming back to the past even sometimes we really want to, just for fix everything. Unfortunetly this is so impossible. All that we can do just face the future and learning from the past experiences. Sadness and happiness are part of our life. And no one said that life is easy. Too many frictions, too many choices and every choice has concequency, I know that.
And the choice had brought me here. Being “someone” who I wanted to be. Even sometimes I’m afraid, afraid that people cannot accept me the way I am. But I cannot escape forever right ? I see if I wear a mask maybe I can fool the world, but I cannot fool my heart. I realize that running isn’t the solution and I don’ t want to be a loser anymore. I must be strong, I must be brave, coz there’s nothing wrong here. This is me, my Mom and Dad’s daughter.
I beg for apologize to all my brothers and sisters who felt that I have disappoint them because I’ve choose my own way. And you don’t have to question me about my faith because only Allah SWT, The One who knows what is deep down my heart.

(presented to my beloved sisters : SGM without JunioR, Diciprati, and DiVi my big “uteng”)

Geo corner : TEMPAT PALING SELATAN DI DUNIA


Anda mungkin pernah bertanya-tanya di manakah tempat paling selatan di bumi ini ? Tierra del fuego adalah salah satu tempat paling indah sekaligus paling terpencil di bumi. Hutan yang hampir punah ini terbentang di ujung Amerika Selatan, tepatnya di perbatasan Chile dan Argentina ( Diego Maradonna pasti sering maen ke sana hehe …!!). Yuuup, Disinilah terdapat hutan paling tua dan paling selatan di dunia.
Tierra del Fuego tertutup hutan belantara seluas 1000 mil persegi atau sekitar 2600 km persegi. Meski rata – rata pepohonannya berumur sekitar 200 tahun, tapi tinggi pohon - pohon ini ngga lebih tinggi dari 60 kaki (18 meter). Yah karena keganasan iklim gitu. 10 tahun lalu masa depan kawasan tersebut masih dipertanyakan ketika banyak perusahaan manufactur ingin membuat proyek penebangan berskala besar untuk mengeruk hasil hutannya. Namun rencana tersebut tidak berhasil terlaksana dan hak atas tanahnya diambil alih oleh Goldman Sachs, bank investasi di New York dan Wildlife Conservation Society. Kedua perusahaan ini memutuskan untuk melestarikan Tierra del Fuego demi generasi mendatang. Mulia banget ya…!!! Go Green ….
(sumber : Jawapos)

KOMPETISI BLOG 2008...?


Barusan saya baca pesen dari Bayu Mukti kalo ada kompetisi blog. Telkom yang ngadain. asyik banget nih kayaknya, cuman karena saya pemula pastilah masih "nggratul-nggratul" (apa coba?...) dalam melangkah. tapi anyway by the way busaway napa ngga dicoba aja. buat kamu-kamu yg pngin nyoba juga mampir aja deh ke http://www.kompetisiblog.com key, goodluck buat saya sendiri hihihihi

THE PURSUIT OF A DREAM


I believe that everyone has a dream. You and me and all of us. But as the time goes by, many dreams are becoming true and some of them are fail, just like the leaves that fell in the autumn.
However I’m kind a person that truly believe in a dream. I also believe that every dream are supposed to be real if we fighting for it. There’s nothing impossible in this world. The Newton’s postulat said, “… to every action, there’s always an equal and opposite or contrary reaction…” . So, if we try with all the best we could, and never give up on it, I’m sure the result will be equal with all that we’ve done.
The popular law of attraction which is explained by Rhonda Byrne in her book “The Secret” said, every little things that comes in to our life are attracted by our own self. And all that things are attracted to us because of our imagination we keep in our mind. By what we think. Then Rhonda said no matter who you are, or where ever you stand, the law of attraction structure our life experience, and this law work by our mind. Mind power, the power to see positive side for everything that happen, and the principle will lead us to our dream. Napoleon said that our brain is surrouded by a kind of magnets with a complex system, and the magnets will attract all of power, people, and condition that harmonious with our mind.
The point is about positive thinking. Believe that everything will be done just like we think. This positive thinking will spread positive energy that give us more power to face the difficult ways outside there, and finally guide us to our dream.
I realize that sometimes anything happen out of our expectations. But once again we have to keep positive thinking. We never know what is His plan for us. He never sleeps, He know, He heard, He watches all the things we’ve done. Sometimes He gave us hard rain and storm just to show us the beauty of rainbow. So, for every dreamer out of there, believe that you can be the way you want. Keep on fighting and spirit !!!

When you want it the most there’s no easy way out
When you ready to go and your heart left in doubt
Don’t give up on your faith
Love comes to those who believe it
And that’s the way it is
- Celine Dion

KEKUATAN MENULIS

Saya begitu terinspirasi oleh buku QUANTUM WRITING. Ibarat quantum, energi yang diberikan penulisnya lewat kata-kata dalam buku ini begitu powerfull seperti pancaran cahaya yang amat dahsyat.
“Menulis adalah salah satu cara melakukan perjalanan batin”. Ya, mungkin itulah salah satu alasan saya membuat blog ini.
Saya ingat akan kisah seorang gadis kecil dan diarinya. Setiap hari sepulang sekolah tak lupa ia menulis dalam buku diari birunya, membiarkan tangan mungilnya terus bergerak meninggalkan jejak-jejak coretan. Laksana Claude Monet, dengan lihai ia menarikan kuasnya di atas kanvas diari. Menuangkan cerita-cerita tentang sekolah, tentang mimpi, harapan, tangis, tentang cinta. Lalu ketika sang gadis sudah beranjak dewasa, saat “waktu adalah uang” sudah menjadi slogan hidup, tak ada lagi cerita untuk dibaca, dan buku diari itu hanya menjadi penghuni box kayu di bawah tempat tidur. Tak tersentuh lagi.

Mungkin gadis kecil itu adalah saya, mungkin juga anda. Lihatlah betapa sering kita menertawakan kegiatan menulis diari sebagai ritual anak ingusan yang ngga punya kerjaan. Padahal lewat catatan harian, pengalaman itu distrukturkan, dikristalkan dan diberi karakter diri. Luar biasa.
Tanpa tulisan-tulisan dalam memoarnya, kita ngga akan pernah tahu kalo di hari kematian Hasan Al Banna, menyusul penembakan misterius dengan luka yang masih bias diobati, pihak rumah sakit membiarkan tokoh kharismatik ini terkapar tanpa pertolongan.
Lewat buku harian pula, Anne Frank, gadis 13 tahun keturunan Yahudi berkewarganegaraan Jerman mengisahkan pelarian bersama keluarganya dari kejaran tentara Nazi. Sampai akhirnya Nazi berhasil membawa mereka ke kamp konsentrasi hingga Anne meninggal dunia. Kemudian pada tahun 1947 buku harian Anne diterbitkan dan menjadi salah satu buku yang paling banyak dicetak dan diterjemahkan.
Anda mungkin salah satu penggemar Soe Hok Gie. Seorang aktivis muda sekaligus pendaki gunung tangguh yang tumbuh di tengah keluarga Tiong Hoa yang sederhana. Pemikirannya yang kritis, tulisan-tulisannya yang menggigit , tajam dan seringkali sinis. Cerita tentang akhir hidupnya yang berakhir tragis di Puncak Semeru 1969 bisa anda selami dalam Catatan Harian Seorang Demonstran.

Kisah-kisah besar seringkali berawal dari yang kecil dan sederhana. Siapa tahu suatu saat kita bakal jadi orang terkenal, lumayan kan kalo biografi kita bias dijual…
Rosi Atmaja, The Biography ..hihihi…misal lho…ngayal ga papa kan ;-p ?

Fatima Mernisi, seorang penulis wanita kelahiran Maroko menyatakan, bahwa menulis jauh lebih baik daripada operasi pengencangan kulit wajah. Ini didukung oleh sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa menulis meningkatkan aktivitas sel, sehingga dengan menulis setiap hari akan membuat kulit kita menjadi segar kembali. Apalagi kalo kita bias melepaskan perasaan emosional kita lewat tulisan, itu bakal memberikan kepuasaan dan perasaan lega. Menghasilkan suasana hati yang lebih baik, pandangan yang lebih positif dan tentu saja ini bakal berimbas pada kesehatan fisik kita. Mengeksplorasi pikiran dan perasaan terdalam lewat tulisan memang sih bukan obat yang bias mengobati segalanya, tapi paling engga menulis akan menolong kita untuk memberikan sedikit jarak dan perspektif dalam kehidupan. Ciiee, bahasanya koq makin filosofis gini… belajar dari Pluto, eh, Plato ;-)

Maka dari sini saya mengajak anda, juga diri saya sendiri donks, untuk memasyarakatkan kegiatan tulis menulis… (wah kalo ini kayak himbauannya menteri olahraga heee…). Ngga perlu takut buat memulai, ngga usah jengah dengan berbagai aturan yang ada. Just Write !!! anggap saja kita hidup sendirian di muka bumi. Bayangkan kita bebas dari semua postulat dan kaidah tulis menulis yang dulu cuma bikin nilai Bahasa Indonesia saya pas SMA ngga pernah beranjak dari 7 koma nol. Alirkan semua titik-titik cahaya yang menggumpal dalam neuron saraf, perasaan, dan sudut-sudut tersembunyi di diri kita ke dalam rangkaian huruf yang menjelma menjadi kata-kata, lalu bersimbiosis membentuk paragraf, dan tanpa anda sadari anda terus menulis menulis dan menulis seolah anda barada di dalam aliran…(jangan khawatir ngga bakal tenggelam koq).
Mengutip pendapat seorang Psikolog Mihaly Csikszentmihalyi, “Ketika orang berada dalam suatu kondisi sangat focus, sangat waspada, merasa senang dan kehilangan jejak waktu, saat itulah mereka berada dalam aliran”.
Maka ngga heran kalo penulis-penulis besar bias menghabiskan waktu berhari-hari hanya untuk menulis tanpa merasa lapar dan lelah. Dan saat itulah mereka di titik sangat produktif.

So, are you ready to start ???
Warna akan pudar, kuil akan ambruk, kerajaan akan runtuh, namun kata-kata bijaksana tetap abadi - Edward Thorndike

MIND MAPPING, SENI MENCATAT KREATIF & MENYENANGKAN



Bayangkan kita seorang pelajar/mahasiswa : selama 3 jam kita duduk di kelas mendengarkan perkuliahan dari guru/dosen tentang suatu materi. Selama itu pula kita terus membuat catatan-catatan dan berusaha menulis poin-poin penting yang diajarkan oleh guru/dosen. kemudian setelah perkuliahan berakhir, yang ada di hadapan kita adalah setumpuk kertas penuh coretan yang kadang justru membikin kita bingung sendiri memahami isinya. Jujur, pernah ngga sih ngalamin hal seperti itu ?
Selain ngga efektif and ngga efisien, kebayang ngga cara kayak di atas hanya bakal membuat gundukan sampah di muka bumi kita makin bertambah ?...kalo volume sampah berambah, maka tempat-tempat bersih di bumi makin berkurang. Jadilah kita hidup dikelilingi berton-ton sampah, nggak enak banget kan..? idih masa sampe segitunya ? Ya iyalah, c’mmon gals, sapa lagi yang bakal ngejaga bumi ini kalo bukan kita sendiri para penghuninya … Save our planet, key!!! Eittts, koq jadi keterusan ngomongin sampah sih. Kali ni kita ngga akan bahas soal global warming yang lagi hot-hotnya koq, this time kita bakal mengkaji gimana caranya mengorganisasi informasi yang uda kita dapet secara efektif dan efisien plus ngga boros kertas.
Alasan utama seseorang untuk mencatat adalah untuk mengingat informasi. Karena tak jarang manusia seringkali lupa dengan hal-hal yang biasanya tidak memiliki kaitan emosianal dengan dirinya. Taruhan, kamu pasti bakal lebih inget sama peristiwa dihukum guru gara-gara ngga ngerjain pe-er matematika pas SD dulu ketimbang sama materi biologi yang baru diajarkan guru kemaren…hayo ngaku !! ;-p
Peristiwa dihukum sama guru gara-gara ngga ngerjain pe-er matematika lebih kita ingat meskipun uda bertahun-tahun lalu karena kejadian itu memiliki ikatan emosional dengan diri kita. Rasa malu, pengin nangis, marah…perasaan emosional itulah yang bikin kita ngga bakal lupa sama tuh peristiwa. Juga ketika kamu ditembak sama seorang cowok…duhhh, pake bunga lagi…he…he…tuh kan ketawa sendiri kalo lagi ngingetnya…tanggal, jam, suasananya, kata-kata maniez yang doi bilang…perasaan flying so high yang ngga bakal kamu lupain the whole of your life…ceileee… Nah, tau kan kenapa peristiwa itu juga slalu kamu ingat ? That’s because momen itu melibatkan ngga hanya mata n pendengaran tapi juga seluruh emosi dan perasaan kamu.
Trus gimana caranya supaya sgala informasi penting yang kita dapat such as materi pelajaran buat kamu yang masih sekolah, atawa materi-materi hasil meeting di kantor bisa ‘nyanthol’ sekuat ingatan akan peristiwa-peristiwa yang berkesan di atas? Jawabnya ya make it emotional, gals ! And then how ?
Nah, kamu pasti uda pernah dengar dong strategi Quantum Learning yang dipopulerkan oleh Bobbi De Porter atau barangkali malah baru dengar kali ini? Well, salah satu yang dikembangkan Mrs. Porter dalam Quantum Learningnya adalah metode mencatat inovatif bernama “MIND MAPPING”.
Actually, awalnya mind mapping sudah pernah dikenalkan oleh Tony Buzan sekitar tahun 70-an. Mind mapping (peta pikiran) bekerja sebagaimana cara otak kita bekerja. Sebelumnya, para ahli menyangka bahwa otak memproses dan menyimpan informasi secara linear, yaitu dalam format yang teratur dan rapi seperti sebuah daftar. Kini, didapatkan fakta bahwa otak mengambil informasi campuran antara gambar, bunyi, aroma, pikiran, dan perasaan, kemudian memisahkannya dalam bentuk linear. Otak akan lebih mengingat infomasi yang mengandung unsur emosional atau bentuk-bentuk visual seperti warna, simbol, bunyi, dan perasaan. (Damasio, 1994 dalam De Porter 2001).
Mind mapping bekerja dengan menggunakan pengingat-pengingat visual dan sensorik dalam suatu pola yang mengandung ide-ide yang saling berkaitan. Cara ini akan mudah membangkitkan ingatan karena memasukkan unsur visual dan emosional. Selain itu strategi ini menyenangkan sekaligus dapat melatih kreativitas, ini bisa melatih keseimbangan otak lho. Karena mind mapping mengaktifkan kedua belahan otak kita, makanya disebut juga dengan istilah “pendekatan keseluruhan otak” (De Porter, 2001). Cara ini juga lebih mudah dibandingkan metode mencatat tradisional model outline kuno yang membosankan dan menghabiskan banyak kertas. Next, how to do it ?
Sekarang, bayangkan kamu sedang berada di dalam kelas. Di depan, guru sejarah sedang menerangkan bab tentang Pangeran Diponegoro. siapkan selembar kertas yang cukup lebar. Tulis judul di tengah-tengah halaman : PANGERAN DIPONEGORO. Tulis dengan bolpoint warna, dengan font yang cukup besar. Kemudian dari judul tadi tariklah beberapa garis cabang yang agak tebal, misal isinya Biografi, Kehidupan Politik, Peperangan yang dijalani. Tulis dengan warna yang berbeda yach ! Nah, dari masing-masing cabang tadi, sebagai contoh pada cabang Biografi, kamu bikin garis cabang lagi tapi lebih tipis, lalu tuliskan tanggal lahir Diponegoro, tempat tinggalnya, kapan beliau wafat, siapa nama kedua orangtua beliau, etc. Attention : beri simbol-simbol yang bersifat personal dan tentu saja yang bisa membangkitkan imajinasi and daya ingat kamu pas kamu melihatnya. Misal untuk poin tanggal lahir kamu bisa buat gambar kue ulang tahun di sampingnya. Untuk tempat tinggal, kamu bisa buat gambar rumah yang unik. Untuk poin peperangan-peperangan yang dijalani, kamu bisa buat gambar pistol kecil. Dan lain-lain deh…pokoknya kembangkan kreativitasmu sendiri, gals ??!!
Buat kamu-kamu yang pengin nyoba metode mind mapping, berikut ada beberapa steps yang bisa kamu jadikan panduan
  1. Tulis gagasan utama di tengah-tengah kertas dan lingkupi dengan lingkaran, persegi atau bentuk lainnya.
  2. Buat cabang-cabang untuk setiap poin yang berasal dari gagasan utama Jumlah cabang bervariasi tergantung dari jumlah sub gagasan dan format penulisan dibuat secara horizontal.
  3. Tuliskan kata kunci atau frase pada tiap cabang yang dikembangkan untuk detail. Kata kunci adalah kata-kata yang menyampaikan inti sebuah gagasan yang dapat memicu ingatan.
  4. Tambahkan ilustrasi atau simbol simbol sebagai pemicu ingatan.
  5. Be creative ! (De Porter & Hernacki, 2001 :156)
Nah, sobat, tertarik bikin catatan ala Quantum Learning ? Coba aja ! ngga susah koq, asyik malah. Selain buat acara catat mencatat jadi ngga boring, metode mind mapping bikin kita jadi makin kreatif and imajinatif. Pastinya, belajar jadi tambah menyenangkan, isn’t right??!!!

BREAKAWAY

A Song by Kelly Clarkson

Grew up in a small town
And when the rain would fall down
I'd just stare out my window
Dreaming of what could be
And if I'd end up happy
I would pray
Trying hard to reach out
But when I tried to speak out
Felt like no one could hear me
Wanted to belong here
But something felt so wrong here
So I'd pray
I could break away
I'll spread my wings and I'll learn how to fly.
I'll do what it takes till I touch the sky.
Make a wish, take a chance,
Make a change, and break away.
Out of the darkness and into the sun.
But I won't forget all the ones that I love.
I'll take a risk, take a chance,
Make a change, and break away
Wanna feel the warm breeze
Sleep under a palm tree
Feel the rush of the ocean
Get onboard a fast train
Travel on a jetplane
Far away
And break away
I'll spread my wings and I'll learn how to fly.
I'll do what it takes till I touch the sky.
Make a wish, take a chance,
Make a change, and break away.
Out of the darkness and into the sun.
But I won't forget all the ones that I love.
I'll take a risk, take a chance,
Make a change, and break away
Buildings with a hundred floors
Swinging with revolving doors
Maybe I don’t know where they’ll take me
Gotta keep movin on movin on
Fly away
Break away
I'll spread my wings and I'll learn how to fly.
Though it’s not easy to tell you goodbye
Take a risk, take a chance,
Make a change, and break away.
Out of the darkness and into the sun.
But I won't forget the place I come from
I gotta take a risk, take a chance,
Make a change, and break away
Breakaway